Senin, 10 April 2023

 




Pulau Telo adalah salah satu potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Kapuas terletak di Kecamatan Selat berjarak 3 KM dari Pusat Kota Kuala Kapuas, Pulau Telo berarti “Pulau Tiga” diambil dari pulau yang berjumlah tiga, terletak di tengah Sungai Kapuas. Untuk mengunjungi pulau ini kita dapat menyewa perahu kelotok punya penduduk setempat di Pelabuhan Danum Are atau di Desa Pulau Telo sendiri.

Dan pada September 2021 dilakukan penanaman Bibit Buah oleh Bupati Kapuas Bapak Ir. Ben Brahim S.Bahat, MM., MT dan Unsur Forkopimda Kabupaten Kapuas di Kawasan Destinasi Wisata Pulau Telo.



UD. Nabil Rotan Pulau Telo

Sebuah pelaku usaha ekonomi kreatif yang berkembang berdampingan dengan kearifan lokal menggunakan bahan baku rotan sebagai bahan utama kerajinan usaha ini.

Disini terdapat banyak sekali hasil kerajinan yang berbahan dasar rotan seperti Sajadah,Kursi,Tas,Topi bahkan disini juga terdapat bingkai cermin yang tentunya indah dan juga menarik.





Toko Oleh-oleh Barra Kapuas Rumah Kelakai

Flamboyan 108 berada di Jl. Meranti No. 7 Kuala Kapuas, menyediakan berbagai macam buah tangan yang bisa kita beli dan nikmati seperti berbagai macam keripik atau cemilan seperti Keripik Kelakai,Keripik Pisang, Akar Pinang dan masih banyak lagi.

Dan juga berbagai kerajinan dari Rotan dan Purun.






Wisata Bekantan Pulau Kupang adalah salah satu daya tarik wisata yang ada di Kabupaten Kapuas, tepatya di Desa Pulau Kupang, Kecamatan Bataguh berjarak 10 KM dari Kota Kuala Kapuas, hal yang dapat dinikmati dari daya tarik wisata ini adalah Bekantan yang merupakan hewan endemik pulau Kalimantan dan hidup di alam liar, untuk berwisata ketempat ini dapat memanfaatkan transportasi air berupa kelotok.




Situs Nyai Undang terletak di Kacamatan Bataguh.Nyai Undang adalah Tokoh Wanita Dayak yang sebelum masa prasejarah telah berjuang membela kaum wanita sebagai Pahlawan Emansipasi Wanita dan bersama Saudara-Saudara serta pasukannya membela tanah air Pamatang Sawang Kuta Bataguh yang saat ini terdapat situs peninggalannya berupa Batu Keramat, Cerucuk Batang Ulin dan artepak-artepak peninggalan pada masa itu yang telah diteliti oleh Tim Arkeologi sebagai Kota Yang Hilang. Diyakini Nyai Undang dan pasukannya menggaibkan diri ke Lewu Gajah Sinta Mani.



Sangkarut Upak Nyamu

Baju ini merupakan baju dibuat dari bahan yang sama dengan bahan pembuatan rompi sangkarut khas pakaian adat Kalimantan Tengah, yakni dari kulit kayu nyamu.





Giat Sambang Mitra Pariwisata ke kediaman Ibu Dutlely Jl. Cilik Riwut GG 1 No 2 RT 17 Kelurahan Selat Dalam (Rumah Ketua RT 17 Bapak Yudija Kusuma Jaya). Salah satu percontohan lingkungan rumah ter-SAPTA PESONA.

Pemanfaatan pekarangan rumah dengan Agromini dan Agromina skala mikro dengan tanaman hias, sayur-sayuran, buah-buahan, ikan dan tanaman herbal lainnya sehingga menciptakan kondisi rumah yang indah, sejuk, bersih dan aman swasembada pangan.

Berwisata dirumah dalam kondisi PPKM Darurat saat ini adalah solusi terbaik dengan menikmati keindahan dan kesejukan tanaman hijau disekeliling rumah. Menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam pemanfaatan ruang terbuka hijau skala mikro dan patut diapresiasi. Terima kasih atas sambutan hangat bajenta Bapak dan Ibu. 

SALAM SAPTA PESONA

Rumah Makan Buli Lewu adalah salah satu tempat wisata Kuliner di Kuala Kapuas yang unik dan juga menarik.Terletak di jalan utama lintas prov...